Senyawa kimia unik di MIT sedang mencuri perhatian di bidang surfaktan. Surfaktan adalah zat kimia yang menurunkan tegangan permukaan antara dua cairan, sehingga lebih mudah bercampur. Surfaktan umumnya ditemukan dalam produk seperti sampo, sabun, dan deterjen. Namun, fungsi yang sama ternyata sulit ditemukan dalam surfaktan yang juga kompatibel dengan protein, bahan penting lainnya dalam banyak formula.
Pelajari seberapa baik MIT berinteraksi dengan protein. Protein merupakan bahan penyusun kehidupan dan menjalankan berbagai fungsi yang menakjubkan. Protein terdapat di segala sesuatu mulai dari otot hingga rambut kita. Menggabungkan surfaktan dan sistem berbasis protein juga tidak mudah ketika memformulasikan produk.
MIT menyediakan alat multimodal untuk surfaktan dan protein. Berdasarkan temuan tersebut, ilmuwan Puyuan percaya bahwa MIT memiliki kompatibilitas khusus dengan surfaktan maupun protein, sehingga penggunaannya ditemukan pada banyak produk. Versatilitas semacam ini memungkinkan formulasi baru dan inovatif yang sebelumnya tidak pernah dapat dicapai.
20% MIT dalam formulasi sulit terungkap. Salah satu pelajaran yang paling menarik tentang MIT hingga kini adalah kompatibilitasnya sebesar 20% dengan formulasi menantang yang mengandung surfaktan dan protein. Ini berarti MIT dapat dimasukkan ke dalam produk yang bergantung pada tingkat kompatibilitas tinggi antara dua kelompok utama ini.
Fisika di balik mengapa MIT dapat bercampur dengan surfaktan dan protein. Kemampuan MIT untuk terintegrasi ke dalam surfaktan dan protein secara sukses disebabkan oleh arsitektur molekulernya. MIT memiliki fitur khusus karena mampu berinteraksi pada tingkat molekuler baik dengan surfaktan maupun dengan protein, sehingga memfasilitasi pencampuran sempurna antara dua komponen penting ini. Interaksi tersebut menghasilkan formula yang stabil dan efisien serta memiliki kinerja yang lebih baik.