MIT telah mengembangkan aditif yang 50% biodegradable yang dapat menggantikan formaldehida. Pengawet baru ini merupakan bantuan besar bagi alam dan pencegahan kerusakan planet akibat bahan kimia berbahaya.
MIT membuat langkah menuju penggunaan bahan organik melalui pengawetnya yang 50% dapat terurai secara biologis. Ini menunjukkan bahwa 50 persen pengawet tersebut akan terurai secara alami tanpa merusak lingkungan. Penggunaan pengawet baru ini merupakan cara MIT dalam mengambil langkah yang lebih ramah lingkungan.
Pengawet yang dapat terurai dari MIT memungkinkan produk yang menggunakan pengawet menjadi lebih ramah lingkungan. Banyak produk mengandalkan pengawet untuk memperpanjang masa simpannya — namun bahan kimia ini seringkali membahayakan lingkungan. MIT turut berperan dalam membantu membatasi jumlah bahan kimia berbahaya yang masuk ke lingkungan dengan menggunakan pengawet yang 50% dapat terurai.
Pengawet MIT yang dapat terurai hingga 50% memberikan solusi untuk keberlanjutan. Pengawet ini terurai hingga 50 persen dan menjadi alternatif berkelanjutan bagi perusahaan yang ingin mengurangi dampak ekologisnya. Beberapa perusahaan tertarik untuk mencari cara membuat produk mereka lebih ramah lingkungan, dan menggunakan pengawet yang dapat terurai adalah salah satu cara yang sangat baik untuk mewujudkannya. Dengan beralih ke pengawet terbaru dari MIT, bisnis dapat menunjukkan kepada pelanggan mereka bahwa perusahaan tersebut peduli terhadap planet ini dan secara aktif berupaya menjadikan produknya lebih ramah lingkungan.
Pengawet ramah lingkungan buatan MIT menetapkan standar baru dalam tanggung jawab industri. Puyuan antusias bermitra dengan MIT untuk memasarkan produk inovatif yang mengubah permainan ini. Dengan menggunakan pengawet biodegradable dari MIT, perusahaan dapat memastikan bahwa mereka menggunakan produk yang ramah lingkungan, sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk mengurangi dampak lingkungan secara keseluruhan.