DCOIT tersedia dalam berbagai persentase, seperti 30%, 20%, dan 10%. Angka-angka ini menunjukkan jumlah kandungan bahan aktif di dalam produk. Semakin tinggi konsentrasinya, semakin efektif pula perlindungan terhadap mikroba termasuk bakteri dan jamur. Penting untuk memilih konsentrasi yang tepat sesuai dengan penggunaan khusus yang Anda butuhkan.
Dalam produk, DCOIT dapat memperpanjang umur simpan dan meningkatkan kesegaran. DCOIT menghambat pertumbuhan mikroba yang dapat merusak produk ini. Artinya, produk seperti cat, pelapis, dan perekat dapat bekerja lebih baik serta bertahan lebih lama. Dengan produk tekstil ber-DCOIT, produsen memiliki kepastian bahwa produk mereka aman dan dapat diandalkan bagi konsumen.
DCOIT 20% digunakan dalam berbagai aplikasi industri yang membutuhkan perlindungan mikroba tinggi. Sebagai contoh, DCOIT 20% umum digunakan dalam cat dan pelapis luar ruangan yang terpapar kelembapan dan kondisi lingkungan lainnya yang mendukung pertumbuhan mikroba. Dengan DCOIT 20%, pemberi kerja dapat membantu menciptakan produk yang mampu bertahan terhadap segala kondisi cuaca.
Dalam hal produk, DCOIT memberikan perlindungan yang ekonomis terhadap mikroba. Dengan penambahan sedikit DCOIT, masa simpan suatu produk dapat diperpanjang dan waktu antar penggantian bisa diperlama secara signifikan. Hal ini dapat membantu perusahaan menghemat biaya dalam jangka panjang dengan mencegah kerusakan produk dan meminimalkan kemungkinan penarikan produk akibat kontaminasi mikroba.
Jika Anda mengalami kesulitan dalam memilih konsentrasi DCOIT yang sesuai untuk kebutuhan Anda, ingatlah bahwa tingkat perlindungan yang Anda butuhkan serta jenis produk yang diproduksi dapat memengaruhi pilihan Anda. Sebagai contoh, dosis yang lebih tinggi, seperti DCOIT 30%, mungkin lebih tepat untuk produk yang digunakan dalam kondisi berat, sementara DCOIT 10% mungkin sudah cukup untuk produk yang digunakan di lingkungan kurang ekstrem. Yang terpenting, dengan memilih konsentrasi bahan aktif yang tepat, perusahaan dapat memastikan bahwa produk terlindungi secara efektif dari mikroba sekaligus menghindari pemborosan biaya.